Hubungan Konseling dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implant pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Marlina
Advisor:
Putri, Nita Tri
Rudjito
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Konseling, Kontrasepsi implant, PUS
DOI:
-
Abstract :
Untuk mencegah terjadinya laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, Pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (KB). Sasaran program KB adalah terkendalinya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya keluarga kecil yang berkualitas. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka disusun beberapa arahan kebijakan, salah satunya adalah peningkatan pemakaian kontrasepsi yang lebih efektif serta efisien untuk jangka waktu panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant pada pasangan usia subur (PUS) di Puskesmas Marunggi Kota Pariaman tahun 2016. Desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan metode pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua ibu PUS yang datang berkunjung ke Puskesmas yang berjumlah 1577, dengan jumlah sampel 60 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden didapatkan, 66,6% responden mendapatkan konseling dari petugas kesehatan dan 71,7% responden akseptor alat kontrasepsi implant. Analisis bivariat menunjukkan terdapatnya hubungan yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant dengan p value = 0,003 p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan terdapatnya hubungan yang bermakna antara konseling dengan pemilihan alat kontrasepsi implant. diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya petugas pelayanan kontrasepsi untuk lebih meningkatkan teknik konseling yang efektif dan efisien serta membantu akseptor dalam menentukan pilihan dalam memakai kontrasepsi.
Download From Google Drive