Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami, Dan Peran Petugas Kesehatan Dengan Inisiasi Menyusui Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Mudik Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2015

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Syafputri, Try Maya
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Tingkat Pengetahuan Ibu, Dukungan Suami, Dan Peran Petugas Kesehatan, Inisiasi Menyusui Dini
DOI:
-
Abstract :
Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses bayi menyusu sendiri segera setelah lahir dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri 1 jam pertama kelahirannya Puskesmas IV Koto Mudik merupakan Puskesmas dengan angka pemberian IMD terendah di Kota Pesisir Selatan dengan angka pemberian IMD hanya sebesar 43,8%. Pengetahuan ibu yang rendah tentang IMD mendorong seorang ibu untuk tidak memberikan ASInya segera setelah bayi lahir atau pada satu jam kelahiranya. Keterlibatan suami dalam dalam mencari informasi mengenai pemberian ASI diketahui sebagai salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap praktik IMD. Peran bidan sangat diperlukan dalam pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan memberikan informasi dan edukasi kepada ibu dan anggota keluarganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, dukungan suami, dan peran bidan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di wilayah kerja Puskesmas IV Koto Mudik, Pesisir Selatan. Penelitian ini berupa survey analitik. Sampel adalah 40 orang ibu yang melahirkan di wilayah kerja Puskesmas IV Koto Mudik teknik accidental Sampling pada bulan Desember-Februari 2016. Data menggunakan kuesioner. Data diambil dengan observasi 6 responden bidan. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pemberian IMD (p>0,05). Terdapat hubungan bermakna antara peran petugas kesehatan dengan pemberian IMD (p>0,05). Tidak ada hubungan bermakna antara dukungan suami dengan pemberian IMD (p<0,05). Pengetahuan dan peran petugas kesehatan berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini. Diharapkan untuk petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan informasi tentang IMD melalui pendidikan kesehatan/ penyuluhan yang tidak hanya melibatkan ibu saja tetapi mengikutsertakan suami sebagai motivator dan mengendalikan faktor lain seperti media massa, sosial budaya agar tidak banyak mempengaruhi ibu. Inisiasi menyusu dini akan terlaksana apabila petugas kesehatan memiliki komitmen melakukan perannya dimulai sejak ibu dalam masa antenatal sampai periode pemberian ASI eksklusif selesai.
Download From Google Drive