Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Prinsip Pemberian Obat di Ruangan Rawat Inap RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Afdelmiarnis
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
Dewi, Ratna
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Beban Kerja, Prinsip Pemberian Obat.
DOI:
-
Abstract :
Fenomena yang terjadi selama ini di beberapa rumah sakit dan menjadi isu global salah satunya adalah medication error atau lebih dikenal dengan istilah kesalahan pemberian obat. Menurut data dari WHO (2004) menyebutkan 38% terjadi kesalahan dalam pemberian obat terkait kinerja yang buruk, beban kerja perawat yang meningkat, kelelahan dan kesalahpahaman komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan prinsip pemberian obat di ruangan rawat inap RSUD Prof. Dr. M.A Hanafiah SM Batusangkar. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunaan desain deskriptif analytic dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik proporsional random sampling pada ruangan rawat inap RSUD Prof. Dr MA Hanafiah SM Batusangkar dengan 56 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan prinsip pemberian obat Pvelue 0,003 (P< 0,05) OR 10,267 (CI 95%= (2,008-52,502). Dan ada hubungan yang berarti antara beban kerja dengan pelaksanaan prinsip pemberian obat. P value 0,036 (P<0,05) OR 3,733 (CI 95%) = 1,229-11,338. Disarankan kepada perawat untuk selalu meningkatkan kompetensi dengan mengikuti seminar dan pelatihan dan bagi pimpinan rumah sakit untuk melakukan evaluasi dan pengkajian ulang terhadap beban kerja perawat agar pelaksanaan prinsip pemberian obat dapat dilaksanakan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh rumah sakit.
Download From Google Drive