Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur (WUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Tahun 2018
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Murni, Sri Reno
Advisor:
Lazdia, Wenny
Rezkiki, Fitrianola
Rezkiki, Fitrianola
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, sosial budaya, dukungan keluarga, minat, peran petugas, pemeriksaan IVA.
DOI:
-
Abstract :
Kanker serviks merupakan masalah kesehatan utama bagi masyarakat di seluruh dunia. Salah satu pencegahan primer kanker serviks dapat dilakukan melalui pemeriksaan IVA. Namun cakupan pemeriksaan IVA oleh WUS masih sangat rendah, di Puskesmas Sungai Tarab I hanya 32,5 % dan Puskesmas Sungai Tarab II 0,2 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan pemeriksaan IVA. Metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh wanita usia subur (WUS) yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Tarab I dan II, dengan rata-rata kunjungan 265 orang per bulan. Pengambilan sampel secara accidental sampling, berjumlah 73 orang. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diketahui 56,2 % pengetahuan tinggi, 60,3 % sosial budaya kurang mendukung, 56,2 % keluarga kurang mendukung, 58,9 % minat rendah, 54,8 % peran petugas kurang, dan 64,4 % tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA. Hasil bivariat, faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan IVA adalah sosial budaya (p = 0,010 dan OR = 4,185), dukungan keluarga (p = 0,003 dan OR = 5,304), minat (p = 0,017 dan OR = 3,771) dan peran petugas (p = 0,000 dan OR = 8,817), serta tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan IVA (p = 1,000). Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan pemeriksaan IVA adalah peran petugas Diharapkan pada pihak Puskesmas terutama petugas KIA agar dapat mengingatkan dan memotivasi WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA guna mendeteksi kanker serviks.