Pengalaman Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan DBD di Jorong Koto Baru Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Simalanggang Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Meilinda, Roza
Advisor:
Febrina, Wiwit
Febrina, Cory
Febrina, Cory
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Upaya pencegahan DBD.
DOI:
-
Abstract :
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit DBD yang telah dilakukan sampai saat ini adalah memberantas nyamuk penularnya, namun perilaku pencegahan Jentik nyamuk ini masih rendah. Jumlah kasus DBD di Puskesmas Koto Baru Simalanggang menempati urutan ke dua yaitu sebanyak 43 kasus, dimana wilayah kerja Puskesmas ini merupakan wilayah endemis DBD setiap tahunnya, dan tertinggi di Nagari Koto Baru Simalanggang. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman masyarakat dalam upaya pencegahan DBD. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian diambil secara purposive sampling, yang berjumlah 6 orang anggota masyarakat (ibu rumah tangga) di Jorong Koto Baru. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian lahirlah beberapa tema, yaitu pengetahuan partisipan mengenai konsep DBD masih kurang, masih banyaknya tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti, kebiasaan buruk masyarakat yang mengundang nyamuk aedes aegypti, resiko terhadap gigitan nyamuk aedes aegypti di siang hari, dan masih ada masyarakat yang tidak terpapar informasi dan pencegahan DBD. Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan DBD yang dilakukan masyarakat belum optimal. Diharapkan pada pihak Puskesmas agar melakukan kunjungan rumah, untuk mengobservasi upaya pencegahan DBD yang telah dilakukan masyarakat.