Hubungan antara Peran Orang Tua, Peran Sekolah dan Peran Teman Sebaya dengan Resiko Penggunaan Napza pada Remaja di SMP N 03 Harau Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2018

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Oktina, Silvia Dwi
Advisor:
Rezkiki, Fitrianola
Afrino, Reki
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Peran orang tua, peran sekolah, peran teman sebaya, Napza.
DOI:
-
Abstract :
Penyalahgunaan pemakaian lem pada remaja sangat cepat perkembangannya. Data yang diperoleh dari hasil skrining di sekolah-sekolah se Kabupaten Lima Puluh Kota, ditemukan adanya kebiasaan menghirup lem pada remaja. Kasus terbanyak ditemukan di SMP N 03 Harau, dimana pada tahun 2017 ditemukan 7 orang anak yang menggunakan lem, dan masih banyak remaja lainnya yang memiliki kecendrungan menggunakan lem tetapi tidak mengakui perbuatannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran orang tua, peran sekolah dan peran teman sebaya dengan kecendrungan remaja menggunakan NAPZA. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh remaja putra yang terdapat di SMP N 03 Harau Kabupaten Lima Puluh Kota, berjumlah 86 orang, dengan pengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi Hasil analisa univariat diketahui 51,2 % responden memiliki orang tua dengan peran yang baik, 50,0 % menyatakan peran sekolah dalam kategori baik, 54,7 % memiliki teman sebaya dengan peran yang kurang baik, dan 51,2 % tidak cendrung untuk menggunakan Napza (lem). Hasil bivariat ada hubungan peran teman sebaya dengan kecendrungan remaja menggunakan Napza (p = 0,016 dan OR = 3,222), serta tidak ada hubungan peran orang tua (p = 0,996) dan peran sekolah (p = 0,519) dengan kecendrungan remaja menggunakan Napza. Disimpulkan bahwa ada hubungan peran teman sebaya dengan kecendrungan remaja menggunakan Napza. Diharapkan pada pihak sekolah agar mengaktifkan kegiatan PKPR sebagai sarana pendidikan dan konseling bagi remaja-remaja yang memiliki masalah.
Download From Google Drive