Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies di Panti Asuhan Duafa Merangin Provinsi Jambi Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Angraini, Maria
Advisor:
Yenni
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, personal hygiene, lingkungan, skabies.
DOI:
-
Abstract :
Skabies adalah salah satu penyakit menular yang merupakan hasil perpaduan berbagai faktor yang saling mempengaruhi. Di Puskesmas Pematang Kandis, skabies menempati urutan pertama dalam 10 penyakit terbanyak di Panti Asuhan, yaitu sebanyak 56 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies. Metode penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh anak yang terdapat di Panti Asuhan Duafa, sebanyak 180 orang. Jumlah sampel 65 orang, yang diambil secara simple random sampling. Data di kumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian diolah dan dianalisa secara komputerisasi dengan uji chi-square. Hasil analisa univariat diketahui 64,6% responden memiliki pengetahuan tinggi, (73,8 %) personal hygiene kurang baik, (53,8 %) lingkungan kurang baik, dan (72,3 %) terjadi skabies. Hasil analisa bivariat ada hubungan pengetahuan (p = 0,025 dan OR = 6,462) dan lingkungan (p = 0,004 dan OR = 6,781) dengan kejadian skabies, serta tidak ada hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies (p = 530). Disimpulkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan kejadian skabies adalah faktor lingkungan. Disarankan kepada pihak manajemen panti asuhan untuk memperbaiki kondisi sanitasi lingkungan panti asuhan, serta melarang anak panti untuk saling bertukar pakaian dan tempat tidur agar penularan penyakit skabies tidak terjadi.
Download From Google Drive