Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Metode IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Gustin, Isma Dona
Advisor:
Oktavianis
Kasoema, Rahmi Sari
Kasoema, Rahmi Sari
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Deteksi Dini Kanker Servik, Tingkat Pengetahuan, Sikap, Peran
Petugas Kesehatan, Dukungan Suami.
DOI:
-
Abstract :
Jumlah deteksi dini kanker servik dengan metode IVA sebesar 1,06% dari jumlah WUS sebesar 31.758 orang (Dinkes Kab. Sijunjung, 2016). Jumlah WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebesar 2,23% (Puskesmas Tanjung Ampalu, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku WUS dalam deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung tahun 2017. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain crosssectionalstudyyang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung pada bulan September-Oktober 2017. Populasi semua WUS yang berjumlah 5.833 orang dengan teknik pengambilan sampel simplerandom sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 98 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitiandidapatkan (59,2%) ibu WUS tidak melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA.(55,1%) ibu WUS memiliki tingkat pengetahuan rendah.(53,1%) ibu WUS memiliki sikap negatif.(44,9%) peran petugas kesehatan kurang baik.(51,0%) suami tidak mendukung terhadap deteksi dini kanker serviks metode IVA.Terdapat hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,000 dan OR 9), sikap (p = 0,000 dan OR 43), peran petugas kesehatan (p = 0,008 dan OR 3) dan dukungan suami (p = 0,000 dan OR 10) dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap, peran petugas kesehatan dan dukungan suami dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA, maka diharapkan kepada petugas Puskesmas untuk lebih sering melakukan penyuluhan minimal 2 kali dalam satu bulan karena masih banyak Wanita Usia Subur (WUS) yang belum melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan mengajak wanita WUS untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA.