Analisis Mekanisme Koping Ibu Single Parent Dalam Menjalankan Peran Ganda di Kelurahan Parit Rantang Payakumbuh Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Sari, Yennita Purnama
Advisor:
Silvia
Delfatmawati
Delfatmawati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Peran ganda, coping, single parent.
DOI:
-
Abstract :
Bagi seorang ibu single parent sebuah masalah akan dijadikan beban yang penuh dengan stres jika ibu single parent tersebut tidak siap menghadapi kenyataan hidupnya dengan statusnya sebagai single parent. Keadaan ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut. Oleh karena itu, harus dilakukan sesuatu untuk mengatasi stres yang muncul, usaha mengatasi stres ini dikenal dengan istilah coping. Coping merupakan usaha yang dilakukan individu untuk mengatasi tuntutan-tuntutan yang menekan atau menimbulkan perubahan emosi. Ada dua jenis coping, yaitu Problem-Focused Coping dan Emotion Focused Coping. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sasaran penelitian adalah ibu-ibu single parent yang ada di Kelurahan Parit Rantang Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian terhadap 3 partisipan diperoleh 3 tema, yaitu: (1) masalahmasalah yang dihadapi ibu single parent, (2) gambaran stres pada ibu single parent, (3) jenis coping yang digunakan ibu single parent. Peran ganda yang dijalani oleh ibu single parent tentunya mendatangkan berbagai permasalahan di dalam hidupnya, seperti masalah ekonomi, masalah sosial, masalah pengasuhan anak, dan masalah psikologi ataupun masalah kehidupan pribadi lainnya. Masalah-masalah tersebut yang akan menimbulkan stres pada ibu single parent. Dan untuk itu ibu single parent menggunakan coping untuk mengatasi masalahnya, coping yang digunakan adalah coping yang berfokus pada emosi atau yang disebut Emotion-Focused Coping. Ibu-ibu single parent di Kelurahan Parit Rantang disarankan agar lebih dapat terbuka kepada orang lain dan agar lebih mau belajar mengatasi masalah-masalah dalam kehidupannya. Dan juga disarankan kepada masyarakat agar lebih menerima kehadiran seorang ibu single parent dan memahami bagaimana sulitnya kehidupan ibu single parent.