Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Obesitas pada Remaja di SMAN 3 Kota Padang Panjang Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Syarif, Yosy Anita
Advisor:
Oktavianis
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Faktor – Faktor, Obesitas, Remaja.
DOI:
-
Abstract :
Peningkatan prevalensi obesitas yang dramatis merupakan masalah serius karena obesitas berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas serta penurunan angka harapan hidup. Data obesitas tertinggi di Kota Padang Panjang ditemukan di Puskesmas Plus Bukit Surungan yaitu 2,67%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMAN 3 Kota Padang Panjang
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja SMAN 13 Padang Panjang dengan jumlah 722 orang,sample dengan jumlah 88 orang dan dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square. Dari hasil analisis univariat didapatkan 90.9% responden memiliki status gizi normal. Terdapat 60.2% responden memiliki kebiasaan sering mengkonsumsi fast food, 69.3% responden mempunyai aktifitas fisik berat, 11,4% responden memiliki keturunan obesitas dan 15 % memiliki tidur beresiko obesitas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi fast food, lama tidur, dan terdapat hubungan bermakna antara aktifitas fisik, keturunan dengan kejadian obesitas pada remaja, dengan nilai p dan OR berturut-turut (p= 1,0 , p= 0,375 p= 0,119 :OR =0,119 , p=0,005 :OR =0,081 ). Diharapkan kepada pihak sekolah dan petugas kesehatan untuk bekerjasama dalam memberikan informasi gizi kesehatan pada remaja khususnya. Disamping itu siswi juga disarankan lebih aktif dalam peningkatan pemahaman tentang status gizi remaja.
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja SMAN 13 Padang Panjang dengan jumlah 722 orang,sample dengan jumlah 88 orang dan dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square. Dari hasil analisis univariat didapatkan 90.9% responden memiliki status gizi normal. Terdapat 60.2% responden memiliki kebiasaan sering mengkonsumsi fast food, 69.3% responden mempunyai aktifitas fisik berat, 11,4% responden memiliki keturunan obesitas dan 15 % memiliki tidur beresiko obesitas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi fast food, lama tidur, dan terdapat hubungan bermakna antara aktifitas fisik, keturunan dengan kejadian obesitas pada remaja, dengan nilai p dan OR berturut-turut (p= 1,0 , p= 0,375 p= 0,119 :OR =0,119 , p=0,005 :OR =0,081 ). Diharapkan kepada pihak sekolah dan petugas kesehatan untuk bekerjasama dalam memberikan informasi gizi kesehatan pada remaja khususnya. Disamping itu siswi juga disarankan lebih aktif dalam peningkatan pemahaman tentang status gizi remaja.