Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sitiung I Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Ifna
Advisor:
Silvia
Rifdi, Febriniwati
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
ASI eksklusif, pengetahuan, pekerjaan, dan dukungan suami.
DOI:
-
Abstract :
ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan tanpa memberikan makanan/cairan lain. Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu kabupaten yang cakupan ASI eksklusifnya termasuk paling rendah yaitu 63,6% yang berada di bawah Kabupaten Lima Puluh Kota (67,5%) dan Kota Padang (72%). Hal ini masih sangat jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Sitiung I Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sitiung I pada Juli September 2017. Populasi semua ibu yang mempunyai bayi usia 6 11 bulan yaitu 227 orang dan sampel 70 orang yang diambil dengan simple random sampling. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square test. Hasil analisis didapatkan lebih dari separoh (52,9%) responden berpengetahuan tinggi, lebih dari separoh (54,3%) responden bekerja, lebih dari separoh (58,6%) responden suaminya tidak mendukung, dan lebih dari separoh (51,4%) responden tidak memberikan ASI eksklusif. Terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif ( p = 0,000, CI 95% OR =14,000), terdapat pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif (p=0,0001, CI 95% OR=8,400), dan terdapat hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,000, CI 95% OR 65,571) Kesimpulan ada perbedaan yang bermakna pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif. Disarankan kepada Puskesmas Sitiung I untuk mensosialisasikan manfaat menyusui bagi ibu dan bayi kepada para suami agar turut serta mendukung pemberian ASI eksklusif, melalui media cetak maupun media elektronik.