Evaluasi Kegiatan Pemicuan Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) Dalam Peningkatan Penggunaan Jamban Di Nagari Padang Limau Sundai Wilayah Kerja Puskesmas Bidar Alam Kabupaten Solok Selatan Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Putra, Taufiq Gusti
Advisor:
Fatma, Fitria
Novela, Vina
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Evaluasi, STBM, Puskesmas Bidar Alam.
DOI:
-
Abstract :
Menurut Sekretariat STBM Nasional Capaian ODF nasional hingga tahun 2017 baru 9.375 daerah dari semua daerah yang melaksanakan STBM. Provinsi Sumatera Barat yang telah melaksanakan program STBM baru memiliki 76 desa ODF, sedangkan di Kabupaten Solok Selatan ODF terifikasi 3%. (Profil STBM 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi kegiatan pemicuan program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dalam peningkatan pengunaan jamban di wilayah kerja puskesmas bidar alam kabupaten solok selatan tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi dengan melakukan wawancara mendalam (indepth interview) yaitu untuk memperoleh informasi lebih mendalam mengenai penggunaan jamban di Nagari Padang Limau Sundai wilayah kerja Puskesmas Bidar Alam. Data penelitian ini didapatkan melalu data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara pada informen dan telaah dokumen mengenai program STBM. Hasil penelitian menyebutkan bahwa adanya dukungan dari masyarakat terkait pemicuan STBM di wilayah kerja Puskesmas Bidar Alam. Puskesmas melakukan lokakarya mini lintas sektor, banyak masukan-masukan yang di berikan oleh masyarakat agar tercapainya program. Juga mengajak wali nagari, wali jorong, kader-kader dalam pemgumpulan masyarakat. Juga masyarakat bergotong royong untuk membantu terlaksananya program STBM. Pada penelitian ini didapat kesimpulan pada input didapat SDM masih kurang karena kurangnya tenaga kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan di Puskesmas Bidar Alam, metode yang dilakukan oleh pihak puskesmas juga belum efektif, namun dari sarana dan prasaran sudah mencukupi begitupun untuk dana, sayangnya keterlambatan pencairan dana dari pusat menjadi kendala. Pada proses sulit untuk menjalankan kegiatan karena kurang dari tenaga dari puskesmas namun puskesmas melakukan kerjasama lintas sektor dengan pihak nagari melalui loka karya mini dan di dapat output penggunaan jamban di wilayah kerja Puskesmas Bidar Alam sudah ada peningkatan dari tahun ke tahun. Dari 2015 57,1% sampai sekarang 63, 29%.