Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Tiarani, Dara
Advisor:
Hasnita, Evi
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Sosial Ekonomi, Kepatuhan ANC, Kehamilan Risiko Tinggi.
DOI:
-
Abstract :
Kehamilan dengan risiko tinggi akan memberi ancaman pada kesehatan, keselamatan dan jiwa ibu maupun janin yang dikandungnya. Data Puskesmas Nanggalo ditemukan jumlah ibu hamil risiko tinggi tahun 2015 sebesar 76,4% dan tahun 2016 sebesar 99,1%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan resiko tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo tahun 2017. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo pada bulan September 2017. Populasi jumlah ibu hamil sebanyak 202 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 51 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan (52,9%) memiliki pengetahuan rendah tentang kehamilan risiko tinggi, (39,2%) memiliki sosial ekonomi gakin. (54,9%) kepatuhan ANC ibu hamil tidak sesuai. (51,0%) ibu hamil mengalami kehamilan risiko tinggi. Ada hubungan pengetahuan (p = 0,000 dan OR 40), sosial ekonomi ibu (p = 0,002 dan OR 8,4) dan kepatuhan ANC (p = 0,003 dan OR 7) dengan kehamilan risiko tinggi. Berpedoman pada hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sosial ekonomi ibu dan kepatuhan ANC dengan kehamilan risiko tinggi, maka diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bagi bidan untuk dapat lebih meningkatkan penyuluhan ataupun promosi kesehatan dengan memprioritaskan tentang kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil.
Download From Google Drive