Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di RSUD Solok Tahun 2016

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Sari, Selvi Yutri Fika
Advisor:
Wahyuni
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Hipertensi, paritas, kehamilan kembar, persalinan prematur.
DOI:
-
Abstract :
Jumlah kelahiran prematur diperkirakan 15 juta setiap tahun. Persalinan prematur sulit diduga dan sulit dicari penyebabnya, menurut WHO tahun 2014. Berdasarkan survey awal yang dilakukan masalah persalinan prematur menempati angka tertinggi terdapat di RSUD Solok tahun 2016 pada bulan Juli- Desember yaitu diantaranya dari 525 persalinan terdapat 23 Hipertensi, 6 Kehamilan kembar dan 2 Paritas. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur. Penelitian ini bersifat Deskriptif Study dengan rancangan penelitian Case Control. Penelitian dilakukan pada bulan September 2017. Populasi adalah seluruh ibu yang mengalami persalinan prematur di RSUD Solok tahun 2016 yaitu sebanyak 31 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisa data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis univariat diketahui 83,9 % merupakan paritas yang tidak beresiko, (53,2 %) mengalami hipertensi dalam kehamilan, (85,5 %) tidak mengalami kehamilan kembar dan 50 %) mengalami persalinan prematur. Hasil bivariat ada hubungan hipertensi (p = 0,002 dan OR = 6,038) dan kehamilan kembar (p = 0,026 dan OR = 10,435) dengan kejadian persalinan prematur. Dan tidak ada hubungan bermakna antara paritas dengan kejadian persalinan prematur (p = 0,084 dan OR = 5,043) Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian persalinan prematur adalah hipertensi dan kehamilan kembar. Diharapkan pada petugas di Rumah Sakit khususnya ruang kebidanan agar selalu memberikan penyuluhan atau konseling pada pasangan suami istri, tentang paritas yang beresiko serta pentingnya pemeriksaan kehamilan guna mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan.
Download From Google Drive