Analisis Peran Kader Terhadap Pencapaian Program Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Lua Kab. Agam Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Lestari, Rizka
Advisor:
Yenni
Sagita, Revina Chitra
Sagita, Revina Chitra
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Analisis, Peran Kader, Pencapaian Program Posyandu.
DOI:
-
Abstract :
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan Bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan untuk masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu , bayi , dan anak balita (Kemenkes RI, 2012). Pada tahun 2016, Cakupan D/S posyandu wilayah kerja puskesmas Padang Lua adalah 85,1%, cakupan distribusi vitamin A balita 100%, cakupan ASI ekslusif 34,9%, K1 96,1%, K4 82,4%, peserta KB aktif 63,6%, imunisasi lengkap 67,78%, KN lengkap 96% dan KF3 90,9%. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menganalisa pelaksanaan posyandu di wilayah Puskesmas Padang Lua, pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap aspek input, process dan output. Penggalian informasi dilakukan melalui wawancara yang terdiri dari kepala puskesmas, pengelola program posyandu, pembina wilayah posyandu, kader, tokoh masyarakat (kepala jorong) dan ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padang Lua berjalan lancar, pada aspek input SDM yaitu tenaga kader berjumlah rata-rata 4 orang per posyandu, walaupun ini belum memenuhi standar nasional yaitu 5 orang, namun tidak menjadi hambatan dalam pelayanan posyandu, aspek sarana prasarana memadai, aspek kualitas proses pelaksanaan kegiatan belum berjalan semestinya dimana belum maksimalnya sosialisasi kepada masyarakat, masyarakat dan tidak terlaksananya kemitraan dengan tokoh masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini, tenaga kader cukup, aspek dana mencukupi, aspek sarana prasarana memadai serta belum maksimalnya sosialisasi dan belum terlaksananya kemitraan dengan tokoh masyarakat, menyebabkan pelaksanaan posyandu kurang efektif, sehingga tidak tercapainya beberapa program posyandu di wilayah kerja Puskesmas Padang Lua tahun 2017.