Perbedaan Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Terapi Tertawa Pada Lansia Hipertensi Di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Suwirta, Yollis
Advisor:
Juwita, Lisavina
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Lansia, Hipertensi, Terapi tertawa.
DOI:
-
Abstract :
Kemunduran yang dialami lansia akibat dari proses penuaan menyebabkan masalah kesehatan. Penyakit degeneratif yang sering dialami lansia adalah hipertensi. Salah satu obat non farmakologis bisa digunakan lansia untuk penurunan tekanan darah adalah dengan terapi tertawa. Terapi tertawa bermanfaat untuk mengurangi stress, penurunkan kadar kolesterol dan vasodilatasi pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan terapi tertawa pada lansia hipertensi di Panti Sosial Tresna Wherda Sabai Nan Aluih Sicincin Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan design quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest- posttest. Jumlah populasi penelitian ini adalah 25 orang pasien lansia hipertensi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling 16 orang. Data dianalisis dengan menggunakan Paired T-test dengan nilai signifikan =0,005. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi tertawa rata-rata tekanan darah sistolik adalah 155,52 mmHg dan diastolik 91,35 mmHg. Hasil sesudah dilakukan terapi tertawa rata-rata tekanan darah sistolik adalah 151,56 mmHg dan diastolik 89,38 mmHg. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan terapi tertawa pada lansia hipertensi di Panti Sosial Tresna Werda Sabai Nan Aluih Sicincin. Terapi tertawa disarankan sebagai salah satu intervensi bagi lansia yang mengalami hipertensi.
Download From Google Drive