Evaluasi Kinerja Bidan Desa dalam Deteksi Dini Resiko Tinggi Pada Ibu Hamil Menggunakan Kohor Diwilayah UPTD Puskesmas Sikucur Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Fitriyani
Advisor:
Oktavianis
Nurhayati
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kinerja Bidan Desa, Kohor, Risiko Tinggi.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan survey Demografi dan Kesehtan Indonesia (SDKI) pada tahun 2015 AKI mencapai 305/100.000 kelahiran hidup, pencapaian resti puskesmas 20%.Sedangkan, puskesmas dengan capaian Resti terendah adalah puskesmas Sikucur, 8,97%.Kohor ANC adalah Catatan dari Kunjungan Seluruh Ibu Hamil yang mendapatkan pelayanan ANC pada bidan setiap kali kunjungan dan pelaporannya direkap pada PWS KIA. Tujuan adalah untuk evaluasi kinerja bidan desa dalam Deteksi Dini Resiko Tinggi pada ibu hamil menggunakan Kohor di UPTD Sikucur tahun 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Disajikan dengan display data.Objek penelitiannya bidan desa yang berada di UPTD Sikucur,dilaksanakan pada bulan Februari-September 2017.Jumlah sampel dalam penelitian ini dalah 2 Bidan desa,Satu orang Kepala Dinas Kesehatan,Satu Orang Kasi Kes Mas,Satu Orang Kepala Puskesmas,Satu orang Pengelola KIA dan dua orang ibu hamil. Penelitian ini terdiri dari input, proses, output dan outcome. Hasil penelitian yang didapat adalah: Pengetahuan Bidan Desa mengenai tata cara pengisian dan penggunaan kohor baik; jarak yang jauh; sosialisasi masih kurang; dana yang tidak mamadai; Peran pihak puskesmas serta dinas kesehatan dalam pengisian dan penggunaan kohor masih kurang; dan capaian resti puskesmas masih rendah. Kesimpulan evaluasi kinerja bidan desa terhadap kohor sangat berpengaruh pada kualitas deteksi dini risiko tinggi pada ibu hamil. Saran agar dapat mensosialisasikan perihal kohor pada bidan desa dan kepada dinas terkait agar meningkatkan alokasi dana.