Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Beberapa Puskesmas Kabupaten Sijunjung Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
P.S, Yulian Ruri
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Sari, Mila
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Konflik Peran Ganda, Stres Kerja, Shift Kerja dan Kelelahan Kerja.
DOI:
-
Abstract :
Stres kerja adalah suatu keadaan emosional yang timbul karena adanya ketidak sesuaian antara beban kerja dengan kemampuan individu untuk mengatasi stress kerja yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di Puskesmas Kabupaten Sijunjung tahun 2017 Metode penelitian ini adalah Deskiptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian dilakukan terhadap 67 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Adapun yang menjadi variabel dependen adalah Stres Kerja dan variabel independen adalah Kelelahan Kerja, Konflik Peran Ganda dan shift kerja. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2017. Hasil penelitian didapatkan responden yang mengalami stres kerja sebanyak 38 responden (56.7%). Kelelahan kerja yaitu sebanyak 51 responden (76.1%) dengan P value = 0.039. Konflik peran ganda yaitu sebanyak 42 responden (62.7%) dengan P value = 0.017 .Mengalami shift kerja > 8 jam/hari yaitu sebanyak 37 responden (55.2%). Pada penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan kelelahan kerja dengan stres kerja dengan OR = 4.033 dan konflik peran ganda dengan stres kerja dengan OR = 3.966, dan tidak ada hubungan shift kerja dengan stres kerja pada perawat di Puskesmas Kabupaten Sijunjung tahun 2017. Dapat disimpulkan bahwa variabel kelelahan kerja berpeluang menimbulkan terjadinya stres kerja. Diharapkan kepada pihak puskesmas agar selalu mengevaluasi pekerja dan sistem kerja serta meningkatkan pengawasan sehingga tidak mengakibatkan stres kerja pada perawat.