Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Gejala Penyakit Scabies di Jorong Batu Hampar Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Arisma, Rani
Advisor:
Harisnal
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Scabies, Personal Hygiene, Sanitasi.
DOI:
-
Abstract :
Sekitar 300 juta kasus scabies di seluruh dunia dilaporkan setiap tahunnya. Di Indonesia, Scabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering. Tahun 2016 di Jorong Batu Hampar ditemukan 154 kasus penyakit scabies, tahun 2015 ditemukan 149 kasus, dimana masih terdapat personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang masih kurang terhadap gejala scabies. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala penyakit scabies di Jorong Batu Hampar Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Jenis penelitian adalah survei analitik rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Simple Random Sampling dengan populasi 729 kepala keluarga dan sampel 87 anggota keluarga yang mewakili KK. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian ada gejala scabies sebanyak 80,5%, yang tidak memenuhi syarat yakni sarana air bersih 51 rumah (58,6%), pembuangan kotoran 56 rumah (64,4%), SPAL 75 rumah (86,2%), pembuangan sampah 44 rumah (50,6%) dan personal hygiene sebanyak 50 responden (57,5%) kurang baik. Variabel yang berhubungan dengan gejala penyakit scabies adalah variabel air bersih (p=0,000, OR=10,182), pembuangan kotoran (p=0,002, OR=6,442), dan personal hygiene (p=0,001, OR=9,536). Variabel yang tidak berhubungan adalah saluran pembuangan air limbah (p=0,903) dan sarana pembuangan sampah (p=0,094). Air merupakan media transmisi yang sangat baik bagi mikroorganisme. Dengan melakukan sosialisasi dari segi fisik sarana air bersih yang memenuhi syarat (tidak berbau, berasa dan berwarna) untuk mencegah gejala penyakit scabies di Jorong Batu Hampar.
Download From Google Drive