Faktor Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadiaan Kecelakaan Kerja di Pabrik Maju Bersama Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2017
Categorie(s):
Skripsi
Author(s):
Azzahra, Karima
Advisor:
Harisnal
Sari, Mila
Sari, Mila
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kecelakaan kerja, Beban Kerja, Waktu Kerja, dan Penggunaan APD.
DOI:
-
Abstract :
Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula yang dapat menimbulkan korban jiwa dan harta benda. Tak terduga, oleh karena dibelakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan, lebih-lebih dalam bentuk perencanaan. Data kecelakaan Pabrik Maju Bersama yang terjadi tahun 2013 terjadi 16 kasus kecelakaan kerja, tahun 2014, 18 kasus kecelakaan kerja, dan tahun 2015 terjadi 19 kasus kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja di Pabrik Maju Bersama Tahun 2017. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana pengumpulan variabel independen dan dependen dilakukan secara bersamaan.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Jumlah sampel yang di dapat sebanyak 83 orang. Penelitian dilakukan bulan 28-29 September 2017 di Pabrik Maju Bersama. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 43(51.8%) pekerja mengalami kecelakaan kerja, 53 (63.9 %) pekerja memiliki beban kerja yang tidak beresiko, 47 (43.4%)waktu kerja yang tidak sesuai, dan 52 (37.3%) pekerja menyatakan tidak menggunakan APD. Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan bermakna antara Beban Kerja dengan kecelakaan kerja (pvalue 0,048 OR= 3.288), waktu kerja dengan kecelakaan kerja (pvalue 0,002 OR = 4.588), Penggunaan APD dengan kecelakaan kerja (pvalue 0,029 OR= 2.864). Dapat disimpulkan bahwa variabel waktu kerja adalah variabel yang paling berpeluang beresiko terjadinya kecelakaan kerja, dan disarankan kepada perusahaan agar memperhatikan pembagian waktu kerja untuk menghindari kecelakaan kerja.