Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum di RSUD Aro Suka Kabupaten Solok Tahun 2016
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Firma, Yani Dwi
Advisor:
Kartika, Imelda R.
Nengsih, Widya
Nengsih, Widya
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Perdarahan post partum, umur, paritas, anemia, berat badan lahir.
DOI:
-
Abstract :
Perdarahan post partum tidak dapat diramalkan sebelum persalinan, namun factor resiko dapat dilihat dari factor predisposisi yang dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan post partum yaitu umur ibu, paritas, bayi besar, ada riwayat perdarahan post partum sebelumnya, anemia, partus presipitatus, partus lama, hipertensi dalam kehamilan dan lain-lain. Di RSUD Aro Suka rata-rata memiliki paritas multipara dan memiliki berat badan lahir bayinya rendah (30%). 100 : 500 (20%) persalinan mengalami perdarahan post partum. Tujuan penelian ini adalah untuk mengurangi kematian ibu. Penelitian ini menggunakan dengan jenis penelitian deskriptif analitik daengan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 200 orang dan sampelnya 200 orang dan cara pengambilan sampel dengan menggunakan Metode Sistematik random Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2016. Analisis data pada penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi dan uji Chisquare. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara umur (p = 0,0005) nilai OR 40,286, paritas (p = 0,0005) nilai OR 7,211 dan berat badan lahir (p = 0,0005) nilai OR 95,118 dengan kejadian perdarahan post partum di RSUD Aro Suka Kebupaten Solok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara umur, paritas, anemia dan berat badan lahir bayi dengan kejadian perdarahan post partum. Disarankan perlu adanya penyuluhan kesehatan kepada ibu-ibu hamil untuk selalu memeriksakan kesehatannya saat hamil ke tenaga kesehatan untuk mengetahui resiko perdarahan pada saat melahirkan.