Efektifitas Teknik Pengolahan Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Terhadap Kadar Kalsium di Laboratorium STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Marina, Fivie
Advisor:
Hasnita, Evi
Delvina, Visti
Delvina, Visti
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
MP-ASI, Kadar Kalsium.
DOI:
-
Abstract :
Makanan berperan penting terhadap tumbuh kembang, kesehatan, dan daya tahan tubuh anak, khususnya sebagai materi yang mengandung zat-zat khusus untuk melindungi anak dari berbagai jenis penyakit. Makanan pendamping ASI (MP-ASI) berupa makanan padat atau cair yang diberikan secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan pencernaan bayi atau anak. Survei awal yang dilakukan penulis ke beberapa ibu-ibu yang mempunyai bayi berumur diatas 7 bulan, mengatakan bahwa mereka lebih sering mengolah makanan pendamping ASI dengan cara merebus dan menggoreng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Teknik Pengolahan Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Terhadap Kadar Kalsium Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah bersifat True Experiment Designs dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Objek penelitian adalah MP-ASI yaitu kentang, brokoli, bayam dan wortel. Untuk mengetahui Efektifitas Teknik Pengolahan Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Terhadap Kadar Kalsium diuji dengan uji Anova dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar kalsium bayam (0,064gr/ml), kadar kalsium wortel (0,032 gr/ml), kadar kalsium kentang (0,026 gr/ml), kadar kalsium brokoli (0,2414 gr/ml), kadar kalsium campuran (0,225 gr/ml). Uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan pengolahan makanan (rebus, kukus, microwave) antara bayam (p= 0,0005), wortel (p= 0,0005), kentang (p= 0,0005), brokoli (p= 0,0005) dan mix (p= 0,0005) terhadap kadar kalsium. Disimpulkan bahwa beda makanan beda pula teknik pengolahannya yang efektif.. Diharapkan kepada ibu agar dapat mengetahui cara pengolahan makanan untuk bayi yang paling efektif agar kebutuhan kalsium bayi tercukupi.