Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Pada Neonatus Di RSUD Pariaman Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Yunila, Erpa
Advisor:
Oktavianis
Sulistia, Yori
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Asfiksia Neonatorum, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Ketuban Pecah Dini, dan Plasenta Previa.
DOI:
-
Abstract :
Asfiksia neonatorum adalah suatu keadaan bayi baru lahir yang gagal bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia adalah suatu keadaan bayi saat lahir yang mengalami gangguan pertukaran gas dan transport oksigen, sehingga penderita kekurangan persedian oksigen dan kesulitan dalam mengeluarkan karbondioksida (Manuaba,2010). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada neonatus Di RSUD Pariaman Tahun 2017 dimana faktor yang diambil yakni BBLR, Ketuban pecah dini, Plasenta previa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional, dimana data akan dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Metode yang dilakukan untuk memperoleh data tersebut dilakukan dengan teknik pengumpulan data sekunder dengan 237 responden yang terdiri dari 94 kelompok kasus dan 143 kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan alat ukur ceklist. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan sianalisis dengan menggunakan komputer program Microsoft excel dan program statistic (SPSS). Analisis data mencakup univariat dengan mencari distribusi frekuensi, Analisis Bivariat dilakukan terhadap dua variable, untuk melihat hubungan variabel terikat dan variabel bebas (uji chi square (p < 0,05). Hasil analisis bivariat didapatkan hubungan BBLR dengan kejadian asfiksia (p = 0,054), hubungan Ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia (p = 0,039), dan hubungan plasenta previa dengan kejadian asfiksia (p = 0,137). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara BBLR, Ketuban pecah dini, dan Plasenta previa dengan angka kejadian asfiksia neonatorum Di RSUD Pariaman dimana Ibu dengan Ketuban Pecah Dini lebih berisiko terhadap angka kejadian Asfiksia Neonatorum.
Download From Google Drive