Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Sijunjung Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Mirawati, Sri
Advisor:
Putri, Nita Tri
Nurdin
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Postterm, Ketuban Pecah Dini, Induksi Persalinan, Asfiksia Neonatorum.
DOI:
-
Abstract :
Asfiksia Neonatorum adalah keadaan dimana bayi yang baru dilahirkan tidak segera bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan hal ini disebabkan oleh Hipoxia janin dalam uterus. Angka kejadian asfiksia di RSUD Sijunjung cukup tinggi sebesar 53,8 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Sijunjung Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskripif analitik dengan menggunakan desain Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah bayi yang lahir pada Tahun 2016 sebanyak 598 orang, dan teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 240 bayi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder dan lembar ceklis. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat kehamilan Postterm 129 (53,8%) ketuban pecah dini 134 (55,8 %), induksi persalinan 129 (53,8 %), . Sedangkan hasil bivariat mengatakan terdapat hubungan yang bermakna antara Posstterm dengan kejadian asfiksia neonatorum (p-value 0,000) dan (OR 4.344), ketuban pecah dini dengan asfiksia neonatorum (p-value 0,014) dan (OR 1.842) dan induksi persalinan dengan kejadian asfiksia neonatorum (p-value 0,002) dan (OR 2,215) Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Postterm dengan kejadian asfiksia neonatorum, ketuban pecahan dini dengan kejadian asfiksia neonatorum dan induksi persalinan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih menekankan konseling pada saat antenatal care( (ANC) kepada ibu tentang tanda tanda bahaya pada ibu hamil seperti Kejadian Postterm, KPD .Perhatian dengan cara lebih cepat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan tindakan untuk mencegah terjadinya asfiksia neonatorum.
Download From Google Drive