Pengaruh Pemberian Kacang Hijau Dan Madu Pada Ibu Bersalin Terhadap Lamanya Kala II Di Wilayah Kerja Puskesmas Situjuh Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Isriani, Popy
Advisor:
Afriyanti, Detty
Febrina, Cory
Febrina, Cory
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kacang Hijau, Madu, Kelahiran Tahap II.
DOI:
-
Abstract :
Persalinan adalah suatu proses fisiologis yang memungkinkan serangkaian perubahan yang besar pada ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir. Adanya asupan cairan yang cukup selama persalinan akan memberi lebih banyak energi dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi bisa memperlambat kontraksi atau membuat kontraksi menjadi tidak teratur dan kurang efektif sehingga partus menjadi lama. Kacang hijau merupakan salah satu sumber karbohidrat komplek yang mampu memberikan pasokan energi yang stabil selama proses kehamilan maupun persalinan. Energi ini akan membantu memberikan tenaga bagi ibu saat bersalin. Sedangkan madu yang merupakan bahan konsumsi yang sangat baik untuk mempertahankan kesehatan dan stamina jasmani. Jenis penelitian ini adalah true experimen dengan pendekatan randomized posttest only control design. Penelitian ini akan dilakukan di Bidan Praktek MandiriKecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota pada bulan September 2017. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu bersalin pada bulan Agustus s/d September 2017 di wilayah kerja Puskesmas Situjuh dengan sampel sebanyak 20 orang yang terdiri dari 10 orang kelompok perlakuan dan 10 orang kelompok pembanding/non perlakuan. Hasilpenelitiandiperolehbahwa dari responden kelompok perlakuan, ditemukan kemajuan persalinan pada kala II paling cepat yaitu 0,95 jam, dari responden kelompok kontrol, ditemukan kemajuan persalinan pada kala II paling cepat yaitu 1,75 jam. Juga dapat dilihat bahwa lamanya kala II persalinan lebih cepat pada kelompok perlakuan dibanding pada kelompok kontrol.Selanjutnya hipotesis diuji dengan uji t didapatkan bahwa nilai Sig (2-tailed) adalah 0,000 dimana < 0,05, sehingga Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok control dalam hal lamanya kala II persalinan. Dapat disimpulkan bahwaterdapat hubungan yang signifikan antara pemberian kacang hijau dan madu pada responden dan lamanya kala II persalinan. Ibu bersalin diharapkan lebih proaktif mencari informasi mengenai proses persalinan, sehingga ibu lebih siap dalam menghadapi persalinan. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan penyampaian informasi tentang proses persalinan kepada ibu hamil dan keluarganya baik dalam bentuk penyuluhan langsung, penyediaan media promosi kesehatan maupun dalam bentuk kerjasama lintas sektor dan lintas program.