Perbedaan Intensitas Nyeri Dengan Pemberian Terapi Murottal Al-Quran Pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD DR. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Wijaya, Mel Satria
Advisor:
Yanti, Cici Apriza
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Sectio caesarea (sc), skala nyeri, murottal Al-Qur’an.
DOI:
-
Abstract :
Sectio caesarea (SC) merupakan pengeluaran janin melalui sayatan pembedahan yang dibuat di dinding rahim bagian depan. Prosedur pembedahan SC mengakibatkan terputusnya jaringan (luka) yang merangsang nyeri. Terapi Murottal Al Quran sebagai terapi nonfarmakologi dengan tempo yang lambat dan irama yang tenang dapat meningkatkan hormon endorfin sehingga skala nyeri berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri dengan pemberian terapi murottal Al Quran pada pasien post sectio caesarea di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2017 Jenis penelitian ini Quasy Experimentental dengan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel quota sampling dengan sampel 18 orang kelompok intervensi dan 18 orang kelompok kontrol. Nyeri diukur dengan numerical ratting scale (NRS). Analisis menggunakan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal Al Quran pada pasien post sc dengan nilai 20 menit dengan 25 menit value 0,046. 20 menit dengan 30 menit value 0,000. 25 menit dengan 20 menit value 0,046. 25 menit dengan 30 menit value 0,002. 30 menit dengan 20 menit value 0,000 dan 30 menit dengan 25 menit value 0,002 dengan waktu pemberian terapi yang paling efektif yaitu 20 dengan 30 menit. Hasil analisis statistik menggunakan uji one way ANOVA menunjukkan value 0,000 ( value 0,05). Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan intensitas nyeri dengan pemberian terapi Murottal Al-Quran pada pasien post sc. Diharapkan agar terapi murottal Al Quran dapat menjadi pertimbangan sebagai terapi nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada pasien post sc.