Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SD N 41 Payakumbuh Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Sofia, Maria
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Orang Tua, Guru, Petugas Kesehatan, dan PHBS.
DOI:
-
Abstract :
Pentingnya kesehatan dalam pembangunan SDM, karakteristik anak usia SD, dan besarnya peranan perilaku terhadap tingkat kesehatan, maka penggalakkan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan siswa SD sangat diperlukan. Survey awal terhadap 10 orang siswa SDN 41 Payakumbuh, ( 60% ) siswa memiliki PHBS kurang baik dengan kebiasaan tidak mencuci tangan setelah main, tidak membuang sampah pada tempatnya, dan makan jajanan tidak sehat. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan PHBS pada siswa di SDN 41 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah siswa SDN 41 Payakumbuh kelas 4, 5, dan 6 berjumlah 48 orang, pengambilan sampel secara total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan panduan kuesioner pada bulan April September 2017, diolah dengan uji statistik chi-square. Hasil analisa univariat 25 orang (52,1%) pengetahuan rendah, 27 orang (56,3%) peran orang tua baik, 26 orang (54,2%) peran guru kurang baik, 25 orang (54,2%) peran petugas kesehatan kurang baik, dan 26 orang (54,2%) melakukan praktik PHBS kurang baik. Hasil analisa bivariat ada hubungan pengetahuan (p=0,000 dan OR=76,667), peran orang tua (p=0,000 dan OR=70,000), peran guru (p=0,000 dan OR=24,750), dan peran petugas kesehatan (p=0,000 dan OR=34,833) dengan PHBS siswa. Kesimpulan semua faktor yang paling berhubungan dengan PHBS adalah pengetahuan. Disarankan kepada guru untuk dapat memberikan penyuluhan dan konseling tentang PHBS di sekolah. Serta membuat kegiatan seperti sosialisasi cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Download From Google Drive