Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Perubahan sindrom Menopouse Pada Wanita di Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Risnawati
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Wahyuni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Susu Kedelai, Sindrom menopause.
DOI:
-
Abstract :
Perempuan Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini sebanyak 7,4% dari populasi. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat sebesar 14% pada tahun 2015. Dari survey awal dari 10 orang terdapat 50% wanita mengalami sindrom menopause. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Perubahan sindrom Menopouse Pada Wanita di Puskesmas Lansat Kadap Kabupaten Pasaman Tahun 2017. Jenis penelitian posttest control group design, desain penelitian Quasi experimental designs. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lansat Kadap bulan Agustus-September Tahun 2017. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu monopause sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan (10 gram, 20 gram, 25 gram dan 30 gram). Hasil penelitian rerata sindrom pada wanita menopouse yang mengkonsumsi susu kedelai kelompok 10 gram sebesar 18,60 SD 4,980 (sedang), kelompok 20 gram sebesar 15,60 SD 3,209 (sedang), kelompok 25 gram sebesar 11,40 SD 3,362 (ringan) dan kelompok 30 gram sebesar 11,60 SD 2,074 (ringan). Susu kedelai berpengaruh terhadap perubahan sindrom pada wanita menopause dengan nilai pvalue=0,015. Kesimpulan susu kedelai berpengaruh terhadap perubahan sindrom menopouse pada wanita. Untuk itu diharapkan dengan adanya penelitian ini petugas kesahatan memberikan penyuluhan bagaimana cara mengatasi sindrom pada wanita menopause dan disarankan kepada wanita menopause untuk mengkonsumsi susu kedelai dengan dosis 25 atau 30 gram 3 kali seminggu untuk mengurangi dan mencegah terjadinya sindrom menopause.
Download From Google Drive