Hubungan Atonia dan Induksi Persalinan dengan Kejadian Perdarahan Post Partum di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Putri, Natila
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Rusti, Sukarsi
Rusti, Sukarsi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Atonia uteri, Induksi Persalinan, Perdarahan Pasca Partum.
DOI:
-
Abstract :
Induksi persalinan merupakan proses memulai aktifitas uterus untuk mencapai pelahiran pervaginam. Penggunaan induksi persalinan yang berlebihan ataupun pemberian obat pada orang yang tidak tepat dapat menyebabkan perdarahan pasca partum .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan induksi persalinan dengan kejadian perdarahan pasca partum. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dengan perdarahan pasca partum di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data diambil dengan menggunakan rekam medis yang terdapat di ruang kebidanan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi . Data dianalisis dengan menggunakan chi-square. Hasil didapatkan bahwa sebagian besar dilakukan atonia uteri sebanyak 94 orang responden, dan yang mengalami perdarahan sebanyak 29 (30.9%) orang yang mengalami perdarahan, jadi ada hubungan atonia uteri dengan perdarahan (P = 0.011) dan dilakukan induksi persalinan sebanyak 62 orang dan sebagian besar mengalami perdarahan pasca partum sebanyak 34 orang (58.4%). Ada hubungan antara induksi persalinan dengan kejadian perdarahan pasca partum ( P = 0,04 ). Jadi kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan antara Atonia uteri dan induksi persalinan dengan kejadian perdarahan post partum di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun2017. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk membuat standar operasional prosedur tentang penatalaksanaan induksi persalinan agar tidak ada perbedaan prosedur induksi bagi setiap ibu bersalin dan tindakan induksi akan menjadi lebih baik juga meningkatkan deteksi dini resiko persalinan dengan induksi dan dilakukan pengawasan yang benar pada klien.