Perbedaan Tingkat Nyeri Dismenore Sebelum dan Sesudah diberi Metode Akupresur di SMAN 1 Rengat Barat Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Indrasari, Novera
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
Harisnal
Harisnal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Dismenore, Akupresur.
DOI:
-
Abstract :
Wanita di Indonesia pernah mengalami dismenore dan 14% remaja putri di Indonesia tidak dapat hadir ke sekolah akibat keluhan dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri dismenore sebelum dan sesudah pemberian metode akupresur pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Rengat Barat Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah quasy experimental dengan pendekatan one group pre test-post test desgin. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X SMAN 1 Rengat yaitu sebanyak 108 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi tingkat nyeri. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat yang dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji t-dependent test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat nyeri dismenore sebelum intervensi adalah 4,25 (Nyeri sedang) dan sesudah intervensi 3,31 (Nyeri ringan). Terdapat perbedaan rerata nyeri dismenore antara sebelum dan sesudah intervensi dengan beda rerata 0,93 dan p = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pemberian metode akupresur efektif terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore, untuk itu diharapkan kepada responden untuk dapat selalu menerapkan teknik-teknik non farmakologis dalam penatalaksanaan nyeri dismenore salah satunya dalah dengan pemberian metode akupresur yang terbukti efektif terhadap penurunan nyeri dismenore.