Pengaruh Core Stablity Exercise dan Metode Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) pada Penderita Post Stroke Terhadap Keseimbangan Berjalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Utari, Ike Sabrina
Advisor:
Zuraida
Rudjito
Rudjito
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Core Stability Exercise, Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF), Stroke dan Keseimbangan.
DOI:
-
Abstract :
Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh stroke bagi kehidupan manusia sangat kompleks. Adanya ganguan koordinasi, gangguan keseimbangan, gangguan control postur, gangguan sensasi, gangguan reflex gerak sehingga melakukan aktivitas berjalan dengan pola yang abnormal. Core stablity exercise menggambarkan kemampuan untuk mengontrol atau mengendalikan posisi dan gerakkan central pada tubuh dan Metode Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) berperan sebagai persepsi tentang gerak dan posisi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian modalitas tersebut untuk meningkatkan keseimbangan berjalan pada pasien post stroke. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan Design pre test dan post test. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi pada bulan September selama 2 minggu. Jadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan lembar observasi keseimbangan berjalan dengan alat ukur Time Up and Go Test ( TUGT). Analisis data dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji T Independen dengan hasil normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai keseimbangan sebelum intervensi 21,8860 menurun menjadi 12,9560. Hasil analisis statistic menunjukkan ada pengaruh peningkatan keseimbangan sebelum dan sesudah intervensi dengan intervensi core stability exercise dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dengan nilai (p=0,001) Dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi dengan modalitas core stability exercise dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) berpengaruh terhadap peningkatan keseimbangan berjalan pada post stroke. Untuk itu diharapkan kepada pasien dengan keluhan keseimbangan berjalan yang buruk akibat post stroke untuk dapat selalu aktif dan disiplin mengikuti program terapi.