Pengaruh pemberian MWD dan Elastis Bandage terhadap pengurangan nyeri pada kasus De Quervain Syndrome di RSUD SOLOK TAHUN 2017

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Ningsih, Silvia Kurnia
Advisor:
Nurhayati
Putri, Yelmi Reni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
De Quervain Syndrome, ultrasound, Elastis Bandage, Nyeri.
DOI:
-
Abstract :
De Quervain syndrome merupakan peradangan dengan gejala rasa sakit pada tendon ibu jari sampai ke pergelangan tangan (dikenal dengan istilah tenosinovitis). Di Indonesia, prevalensi De Quervain Syndrome antara 5,6% sampai dengan 15%, Di RSUD Solok Tahun 2015 penderita De Quervain Syndrome mencapai 5% . Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasieksperimen dengan alalisa data menggunakan Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji wilxocon test. Penelitian dilakukan pada bulan september 2017 dengan Jumlah sampel sebanyak 10 orang, dengan teknik pengambilang sampel menggunakan teknik proposive sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur nyeri VAS (Visual Analog Scale) serta menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa rata-rata nyeri responden sebelum intervensi 6.90 dan rata-rata nyeri sesudah intervensi adalah3.60 hasil analisi statistic menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata nyeri sebelum dan sesudah pemberian ultrasound dengan beda rata-rata 3.30 dan p=0.004 dengan standar deviasi 0.738. Dengan adanya pengaruh ultrasounds dan Elastis Bandage terhadap penurunan nyeri pada penderita de quervan syndrome diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan secara berkala setiap kegiatan dalam menganjurkan pasien melakukan terapi sesuai dengan jadwalnya dan dengan adanya penelitian ini terapi yang telah diteliti dapat berguna dalam memberikan intervensi khususnya pada kasus De Quervain syndrome.
Download From Google Drive