Hubungan Obesitas, Aktivitas Fisik dan Kelemahan Otot dengan Kejadian Osteoarthritis di RSUD Solok Tahun 2017

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Arisa, Afisiabet
Advisor:
Santy, Rini
Mardison, Lydia
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Osteoartritis, Obesitas, Kelemahan Otot, Aktivitas Fisik.
DOI:
-
Abstract :
Osteoarthritis didefenisikan sebagai penyakit yang diakibatkan oleh kejadian biologis dan mekanik yang menyebabkan gangguan keseimbangan antara proses degenerasi dan sintesis dari kondrosit matriks ekstraseluler tulang rawan sendi dan tulang subkondral. Berbagai faktor resiko osteoartritis telah banyak di teliti dan salah satu yang berhubungan berat adalah berat badan yang berlebih (obesitas). Aktifitas fisik juga merupakan faktor resiko osteoarthritis lutut karena lutut sangat berperan penting dalam aktifitas fisik yang dilakukan dalam kehiduan sehari-hari. Faktor lain yang menyebabkan osteoarthritis adalah kelemahan otot. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah deskritif analitik. Dengan pendekatan cross sectional study, dimana pengumpulan data baik untuk variabel Indepeden maupun dependen dilakukan secara bersama-sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan pengobatan di poli fisioterapi RSUD Solok. Teknik pengambilan sampel mengunakan Accidental sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% responden yang mengalami obesitas, 67,5% responden dengan aktivitas fisik berat, 62,5% responden yang memiliki nilai otot baik, 75% yang mengalami osteoarthritis, Adanya hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoarthritis dengan nilai p value = 0,007 dan OR = 9,750. Adanya hubungan aktivitas fisik dengan kejadian osteoarthritis dengan nilai p value= 0,006 dan OR = 9,333. Tidak adanya hubungan kelemahan otot dengan kejadian osteoarthritis dengan p value = 0,060 dan OR = 7,875. Dapat disimpulkan bahwa hubungan obesitas, aktivitas fisik, dengan kejadian osteoartritis dan tidak adanya hubngan yang signifikan antara kelemahan otot dengan kejadian osteoartritis. Untuk itu, dihrapkan kepada fisioterapi untuk meningkatkan lagi pengetahuan masyarakat tentang osteoartritis.
Download From Google Drive