Analisis Angka Kematian Ibu dengan Ketersediaan Rumah Tunggu Kelahiran di Puskesmas Kotabaru kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Syarah, Siti
Advisor:
Medhyna, Vedjia
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Rumah tunggu kelahiran, angka kematian ibu.
DOI:
-
Abstract :
Pengembangan Rumah tunggu kelahiran merupakan strategi untuk mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang digunakan oleh ibu bersalin yang berisiko tinggi atau tinggal jauh dari fasilitas kesehatan karena hampir sebagian daerah memiliki keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografi yang sulit (Kemenkes, 2015). Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisa angka kematian ibu dengan ketersediaannya rumah tunggu kelahiran ditinjau dari input, proses, dan output rumah tunggu kelahiran yang ada di puskesmas Kotabaru. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Kotabaru dan Dinas Kesehatan kabupaten Indragriri Hilir pada bulan Juni sampai Juli 2017. Informan penelitian terdiri dari 9 orang yang dipilih sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian didapatkan bahwa Input yang telah tersedia untuk penyelenggaraan RTK puskesmas Kotabaru telah mencukupi dan memadai. Ibu bersalin yang telah menggunakan RTK merasa puas dan nyaman dengan sarana prasarana yang tersedia di RTK. Proses penyelenggaraan RTK puskesmas Kotabaru secara keselurahan telah berjalan dengan baik. Setiap petugas telah menjalankan perannya dengan baik meskipun tidak ada acuan tertulis tentang uraian tugas dalam menyelenggarakan RTK.Output penyelenggaraan RTK adalah menurunnya Angka Kematian Ibu. Hasil dokumentasi laporan angka kematian Ibu puskesmas Kotabaru adalah pada tahun 2017 tidak terdapat kematian Ibu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan kasus kematian ibu selama tahun 2017 dan tidak ada peningkatan yang signifikan pengunjung selama penyelenggaraan RTK. Untuk itu disarankan untuk meningkatkan kunjungan RTK melalui upaya sosialisasi yang memadai dan perlu dilakukan monitoring dan evaluasiuntuk menilai penyelenggaraan dan keberhasilan program.