Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi pentavalen lanjutan pada batita di Kelurahan Aro IV Korong Wilayah Kerja Puskesmas KTK Kota Solok tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Leza, Engla Puspita Harian
Advisor:
Oktavianis
Novela, Vina
Novela, Vina
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Motivasi, dukungan keluarga, Peran Petugas Kesehatan, Peran Tokoh Masyarakat danPemberian Imunisasi Pentavalen.
DOI:
-
Abstract :
Imunisasi pentavalen adalah gabungan vaksin DPT-HB ditambah Hib. Cakupan imunisasi DPTHB-Hib lanjutan terendah pencapaiannya adalah Puskesmas KTK yaitu 25,22 % hal ini masih jauh dari target Nasional (40%). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi pentavalen lanjutan pada batita di Kelurahan Aro IV Korong Wilayah Kerja Puskesmas KTK Kota Solok tahun 2017. Penelitian yang bersifat analitik menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 3 Juli sampai 27 Juli tahun 2017 dengan populasi ibu yang memiliki batita berjumlah 207 orang dengan teknik pengambilan sampel random sampling yaitu 67 orang data dikumpulkan dengan cara wawancara kemudian data diolah secara komputerisasi. Dari hasil penelitian menunjukan (59,7 %) responden motivasi tinggi, (56,7%) responden dukungan keluarga baik, (58,2 %) peran petugas kesehatan aktif dalam memberikan informasi, (53,7 %) peran tokoh masyarakat baik dalam memberikan informasi , (55,2%) batita telah diberikan imunisasi pentavalen (DPTHB-HIB) lanjutan. Berdasarkan analisis diperoleh ada hubungan motivasi (p value = 0,005 dan OR 5,250), dukungan keluarga (p value = 0,026 dan OR 3,609), peran petugas kesehatan (p value = 0,003 dan OR 5,867) dan peran tokoh masyarakat (p value =0,002dan OR6,066)denganpemberian imunisasi pentavalen lanjutan. Diharapkan kepala puskesmas dapat memberikan reward pada pembina posyandu sesuai dengan ketentuan agar dapat memotivasi pembina posyandu yang lain dalam melakukan pelayanan imunisasi di Posyandu, dan mengadakan pelatihan tentang imunisasi pentavalen lanjutan pada semua pembina posyandu dan melakukan supervisi dengan baik padapembinan posyandu.