Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Induksi Di Rsu Prof.Dr. Ma. Hanafiah Sm Batusangkar Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Marita, Yuni
Advisor:
Putri, Nita Tri
Delfatmawati
Delfatmawati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Indukdi Persalinan, KPD, Kehamilan Postterm, Inersia Uteri.
DOI:
-
Abstract :
Induksi persalinan adalah suatu tindakan merangsang uterus untuk memulai terjadinya persalinan. Studi pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Hanafiah Batusangkar di dapat data dari bulan Januari sampai dengan Desember 2016, tercatat 1016 persalinan seluruhnya, termasuk rujukan bidan, dari 1016 kasus tersebut terdapat 296 persalinan dengan induksi, dengan berbagai indikasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian induksi persalinan Di RSU Prof. DR. MA. Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2016. Jenis penelitian Deskriptif Analitik. Dengan menggunakan desain Cross Sectional, menggunakan studi dokumentasi dengan cara mengambil data sekunder yaitu hasil rekam medis dan pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan berdasarkan data sekunder melalui studi dokumentasi rekam medic ibu bersalin di RSUD Prof.DR.MA.Hanafiah SM Batusangkar dengan menggunakan checklist. Dari hasil penelitian didapatkan (57,1 %) tidak dilakukan induksi persalinan, (63,1 %) tidak mengalami KPD, (84,1 %) tidak postterm, (82,9 %) memiliki his yang adekuat. Hasil uji Chi- Square ada hubungan antara KPD dengan induksi persalinan p = 0,000, ada hubungan antara kehamilan postterm dengan induksi persalinan p = 0,038, ada hubungan antara inersia uteri dengan induksi persalinan dengan p = 0,001. Hasil penelitian dapat disimpulkan ketiga variabel saling berhubungan. diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar mampu menganamnesa dan menggali permasalahan pada ibu hamil dengan inpartu, sehingga dapat menyimpulkan atau mendiagnosa dengan tepat dan dapat memberikan penatalaksanaan dengan tepat pula, yang selanjutnya dapat berkolaborasi dengan dokter Specialis Kandungan.