Perbedaan Tingkat Nyeri Dismenore Sebelum Dan Sesudah Diberikan Kompres Hangat Pada Mahsiswi Kebidanan Stikes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Nuryunita, Uci Rahayu
Advisor:
Nurdin
Afriyanti, Detty
Afriyanti, Detty
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Dismenore, Kompres Hangat.
DOI:
-
Abstract :
Disminore merupakan nyeri menstruasi yang memakasa wanita untuk beristirahat atau berakibat pada menurunnya aktifitas sehari-hari dismenore dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologi yaitu kompres hangat. Kompres hangat menimbulkan efek vasodilatasi pembuluh darah sehingga meningkatkan aliran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat pada mahasiswi Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperiment dengan rancangan pre-post test (One Group Pretest-posttest Desain). Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat I Kebidanan STIKes Fort De Kock yang mengalami nyeri dismenore. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 16 orang. Perlakuan dilakukan pada bulan September 2017. Skala pengukuran nyeri VAS. Pengolahan data dilakukan dengan uji T- test. Analisis secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata tingkat nyeri dismenore sebelum diberikan kompres hangat adalah 4,50 dan rata-rata tingkat nyeri dismenore sesudah diberikan kompres hangat adalah 2,38. Bahwa terdapat perbedaan tingkat rata-rata tingkat nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat dengan rata-rata 2,125 dan p-value = 0,00 Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Terdapat Perbedaan Tingkat Nyeri yaitu Penurunan Tingkat Nyeri Dismenore Sebelum dan Sesudah Diberikan Kompres Hangat Pada Mahasiswi Kebidanan STIKes Fort De Kock Tahun 2017. Disarankan bagi mahasiswi saat mengalami nyeri (dismenore) dapat mengaplikasikan kompres pada bagian yang nyeri, agar tidak menggagu aktivitas.