Efektifitas Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin Dan Sugestif) dan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) Terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Nifas di Ruangan Kebidanan RSUD Arosuka Kabupaten Solok Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Wulandari, Bunga
Advisor:
Hasnita, Evi
Adriani
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Metode SPEOS, IMD, pengeluaran ASI, ibu nifas.
DOI:
-
Abstract :
Permasalahan pengeluaran ASI dini merupakan alasan para ibu tidakmemberikan ASI yang akan berdampak buruk untuk kehidupan bayi. Hal tersebut bisa disebabkan olehfaktor hormonal, psikologis maupun keyakinan ibu untuk memberikan ASI. Metode SPEOSdan IMD merupakan alternatif cara untuk permasalahan pengeluaran ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan efektifitas metode SPEOS dan IMD terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas di RSUD Arosuka kabupaten solok tahun 2017. Penelitian ini dilakukan di RSUD arosuka. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 20 orang ibu nifas. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat diketahui 90% responden pengeluaran ASInya lancar setelah dilakukan intervensi metode SPEOS, dan 70% responden setelah dilakukan intervensi IMD. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan yang signifikan dengan p value sebesar 0,016, karena nilai p < 0,05 maka dapat disimpulkann bahwa ada perbedaan yang signifikan antara metode SPEOS dengan IMD. Disimpulkan bahwa ada efektifitas metode SPEOS dan IMD terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas diruang kebidanan RSUD Arosuka Kabupaten solok tahun 2017. Petugas diharapkan untuk menerapkan metode SPEOS dan IMD pada ibu nifas untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI.
Download From Google Drive