Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Aktifitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Remaja di SMAN 01 Baso Kab. Agam Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Sagala, Deslina Herawati
Advisor:
Hasnita, Evi
Indreswati
Indreswati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Tingkat Kecemasan, Aktifitas Fisik, Siklus Menstruasi.
DOI:
-
Abstract :
Kecemasan bisa mengacaukan siklusmenstruasi perempuan karena pusat stres di otak sangat dekat lokasinya dengan pusat pengaturan menstruasi di otak.Stres diketahui sebagai salah satu penyebab gangguan siklus menstruasi sebanyak 66,19 %. Berdasarkan wawancara dengan 10 orang siswi SMAN 01 Baso Kab. Agam Bukittinggi, 7 diantaranya mengalami gangguan siklus menstruasi saat mereka sedang mengalami stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan aktifitas fisik dengan siklus menstruasi pada siswi kelas X dan XI IPS di SMAN 01 Baso Kab. Agam Bukittinggi Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah Deskriftif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang dilaksanakan pada bulan September dengan besar sampel 56 orang menggunakan tehnik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner, diolah menggunakan sistem komputerisasi dianalisis menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Dari hasil penelitian menunjukan lebih dari sebagian siswi yang mengalami tingkat kecemasan ringan (80,4%), lebih dari sebagian siswi yang mengalami aktifitas fisik ringan (53,6%), dan lebih dari sebagian siswi yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur (33,9%). Hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan siklus menstruasi (p=0,032, dan Aktifitas Fisik dengan Siklus Menstruasi (p=0,005, pada siswi kelas X dan XI. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu memiliki hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dan aktifitas fisik dengan siklus menstruasi. Disarankan agar remaja putri dapat menjaga aktivitasnya. Aktivitas fisik dapat dilakukan secukupnya sesuai kebutuhan selain bermanfaat baik bagi tubuh juga tidak akan mengakibatkan kerja berat bagi tubuh dan mengganggu kesehatan, menjaga asupan gizi, istirahat yang cukup, mampu mengontrol emosinya dengan baik dan memperhatikan kesehatan reproduksi masing-masing.