Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranah Salido Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2017
Categorie(s):
Laporan Tugas Akhir
Author(s):
Setiani, Resti
Advisor:
Putri, Nita Tri
Putra, Billy Harnaldo
Putra, Billy Harnaldo
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Dukungan Suami, Status Ekonomi, Sosial Budaya, pemilihan Tenaga penolong persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sebesar 84,4% dan dari 19 puskesmas yang ada, salah satunya Puskesmas Ranah Salido merupakan puskesmas yang cakupan pertolongan persalinannya belum mencapai target yaitu 72,4% sedangkan pertolongan persalinan oleh dukun tertinggi 8%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan tenaga penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Ranah Salido tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan teknik sampel Proportional Sampling. Objek penelitian adalah ibu bersalin yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ranah Salido dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Pengolahan data hasil penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat yang dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31,2% ibu tidak mendapat dukungan suami, 56,2% responden memiliki status ekonomi rendah, 36,2% memiliki sosial budaya negative dan 76,2% responden memilih tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan. Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami (p=0,000), status ekonomi (0,011) dan sosial budaya (0,000) dengan pemilihan tenaga penolong persalinan. Disimpulkan bahwa dukungan suami, status ekonomi dan sosial budaya merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan tenaga penolong persalinan. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan kepada tokoh masyarakat untuk membantu semua ibu bersalin agar memilih penolong persalinannya ke tenaga kesehatan.