Analisis Pelaksanaan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) Pranikah Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Di Puskesmas Semurup Air Hangat Kabupaten Kerinci Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Dewi, Fitri Muthia
Advisor:
Hasnita, Evi
Nurhayati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
KIE, Pranikah, Kesehatan Reproduksi.
DOI:
-
Abstract :
Pemberian KIE kesehatan reproduksi kepada calon pengantin merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi baru lahir melalui peningkatan pengetahuan calon pengantin agar kelak dapat merencanakan kehamilan yang sehat dan melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Tingkat angka perceraian di Indonesia pada tahun 2015 yaitu mencapai angka 347.256, sedangkan pada propinsi jambi angka perceraian yaitu 3.548 pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan KIE pranikah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi di Puskesmas Semurup Air Hangat Kabupaten Kerinci Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan tekhnik sampel Purposive Sampling. Penelitian ini dialkukan pada bulan Agustus sampai bulan Desember Tahun 2017. Subjek penelitian adalah Kepala Puskesmas, Bidan Kordinator KIA, Petugas KIE pranikah, Calon pengantin, Sepasang Suami/istri yang telah mendapatkan KIE pranikah, tokoh masyrakat yang ada di kecamatan air hangat kerinci. Untuk mengetahui pelaksanaan KIE pranikah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian ini adalah diperolehnya informasi tentang pelaksanaan KIE pranikah di Puskesmas Semurup, hasil wawancara mendalam didapatkan, persiapan dan pelaksanaan KIE pranikah tidak terlaksana dengan baik. Analisis penyebab yaitu dari komponen input kurangnya SDM yang tersedia di Puskesmas, tidak adanya penganggaran dana untuk pelaksanaan KIE pranikah, sarana dan prasarana pelaksanaan KIE pranikah belum tersedia sesuai dengan peraturan Kemenkes RI, Metode/Strategi yang digunakan dalam pelaksanaan KIE pranikah sudah memakai SOP, output dari pelaksanaan KIE pranikah yaitu pasangan calon pengantin belum mengetahui adanya pelaksanaan KIE pranikah. Diharapkan untuk Puskesmas Semurup agar melakukan sosialisasi ke masyarakat, dan lintas sektoral tentang pelaksanaan KIE pranikah, dan untuk Dinas Kesehatan agar mengajukan pengembangan fisik Puskesmas Semurup dan mengalokasikan dana untuk pelaksanaan KIE pranikah.
Download From Google Drive