Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sindrom Klimakterium di Jorong Lubuak Batingkok Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2017

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Lovita, Lidya
Advisor:
Sulistia, Yori
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Status Perkawinan, Tingkat Kecemasan, Aktifitas Fisik, Status Gizi, Motivasi Petugas Kesehatan dan Kejadian Sindroma Klimakterium.
DOI:
-
Abstract :
Diperkirakan pada tahun 2025 mendatang, proporsi lansia di Indonesia mencapai 13,1% atau sekitar 27 juta jiwa dan berakhir pada awal senium yang biasanya terjadi pada wanita berumur 40 - 60 tahun. Masa ini di tandai dengan berbagai macam keluhan antara lain keluhan vegetatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Sindrom Klimakterium di Jorong Lubuak Batingkok Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2017. Desain penelitian ini Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Jorong Lubuak Batingkok pada Bulan September 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia 40 - 60 tahun di Jorong Lubuak Batingkok Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2017 dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Pengolahan data hasil penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat yang dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan status perkawinan dengan kejadian sindroma klimakterim (p = 0,208) dan terdapat hubungan antara tingkat kecemasan, aktifitas fisik, status gizi dan motivasi petugas kesehatan dengan kejadian sindroma klimakterium (nilai p = 0,010, 0,033, 0,001 dan 0,012)). Dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan, aktifitas fisik dan status gizi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian sindroma klimakterium. Untuk itu diharapkan kepada semua pihak yaitu Bidan lansia dan petugas kesehatan untuk selalu aktif berpartisipasi dalam mengatasi sindroma klimakterium.
Download From Google Drive