Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Simalanggang Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Khartika, Laike Mita
Advisor:
Zuraida
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pengetahuan, Paritas, Status Gizi, Kejadian Anemia.
DOI:
-
Abstract :
Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, dan merupakan jenis anemia yang pengobatannya relatif mudah, bahkan murah. angka kejadian anemia di Indonesia masih cukup tinggi yaitu sekitar 50-70 juta jiwa (Depkes RI 2010). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Koto baru Simalanggang tahun 2017. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III berjumlah 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Dengan melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner dan pengolahan data dengan komputerisasi analisa data menggunakan uji chy-square. Hasil penelitian dari 50 responden terdapat sebanyak 14 responden (28.0%) pengetahuan rendah, 18 responden (36.0%) paritas resiko tinggi, terdapat 27 responden (54.0%) status gizi kurang baik. Diketahui bahwa terdapat 23 responden (46.0%) mengalami kejadian anemia. Hasil analisa bivariat ibu hamil Pengetahuan tendah P= 0.010 (Pvalue < 0.05), Paritas P= 0.293 (Pvalue < 0.05), dan Status gizi P=0.020 (Pvalue < 0.05), berarti terdapat hubungan pengetahuan dan status gizi dengan kejadian anemia, dan tidak terdapat hubungan paritas dengan kejadian anemia. Dengan nilai Odds Ratio masing-masing adalah 7.333 dan 4.817. Kesimpulan adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, status gizi dengan kejadian anemia. Dengan demikian diharapkan tingginya pengetahuan dan status gizi dapat meningkatkan derajat kesehatan, khususnya ibu hamil.