Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Campak pada Peristiwa Kejadian Luar Biasa Campak Balita di Kota Bukittinggi Tahun 2017

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Helnita, Wenti
Advisor:
Silvia
Santy, Rini
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Campak.
DOI:
-
Abstract :
Campak adalah penyakit akut menular disebabkan oleh virus campak, dengan gejala demam, batuk, pilek, konjungtivitis dan bercak kemerahan pada kulit. Angka campak balita di Bukittinggi tahun 2015 terdapat 12 kasus (28%) dan tahun 2016 terdapat 40 kasus (52%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan campak pada KLB campak balita di Kota Bukittinggi tahun 2017. Metode penelitian kuantitatif dengan desain case control. Populasi penelitian adalah semua balita di Kota Bukittinggi tahun 2016 sebanyak 12.638 jiwa. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, perbandingan 1:1 antara kasus dengan kontrol berjumlah 80 orang. Data diambil menggunakan kuesioner, di olah menggunakan uji statistic chi-square. Hasil uji statistic menunjukkan usia saat imunisasi (p = 0.014, OR = 03,462 (CI : 95% : 1,379 8,691)), ventilasi (p = 0.050, OR = 3,857 (CI : 95% : 1,112 13,258)) dan kepadatan hunian (p = 0.000, OR = 7,909 (CI : 95% : 2,919 21,433)), memiliki hubungan bermakna dengan kejadian campak balita di Kota Bukiittinggi. Hasil uji statistic status vitamin A (p= 0.264, OR = 1,830 (CI : 95% : 0,754 - 4,442)) tidak memiliki hubungan dengan kejadian campak di Kota Bukitinggi. Disimpulkan bahwa usia saat imunisasi, ventilasi dan kepadatan hunian, secara statistic berhubungan dengan campak, sedangkan untuk status vitamin A bukan merupakan faktor resiko terhadap kejadiancampak balita di Kota Bukittinggi. Masyarakat diharapkan dapat melakukan pencegahan penularan campak pada rumah padat penghuni dengan cara membuka jendela dan ventilasi rumah pada siang hari sehingga terjadi pertukaran udara dan sinar matahari dapat masuk lebih banyak.
Download From Google Drive