Pengaruh Rebusan Daun Sirih dan Biji Pinang terhadap Keputihan pada Remaja Putri Tingkat III DIII Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Putri, Sri Intan Yenita
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Keputihan, daun sirih, biji pinang.
DOI:
-
Abstract :
Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina secara berlebihan dan dapat menimbulkan keluhan seperti gatal dan rasa terbakar pada daerah sekitar vagina. Upaya dalam penanggulangan keputihan dapat menggunakan pengobatan tradisional, yaitu dengan daun sirih dan biji pinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sirih dan biji pinang terhadap keputihan pada remaja putri tingkat III DIII Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan pendekatan Pretest dan Postest. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2017. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri DIII Kebidanan Tingkat III STIKes Fort De Kock Bukittinggi dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 10 orang. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah tes statistik. Sebelum pemberian air rebusan daun sirih dan biji pinang remaja putri yang mengalami keputihan 10 orang, intervensi diberikan sebanyak 3 kali. Setelah 3 kali intevensi tidak ada lagi remaja putri yang mengalami keputihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan setelah pemberian rebusan daun sirih dan biji pinang terhadap penyembuhan keputihan pada remaja putri tingkat III DIII Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi, dibuktikan dengan pvalue sebesar 0,004. Kesimpulan terdapat penurunan derajat keputihan pemberian rebusan daun sirih dan biji pinang terhadap keputihan remaja putri DIII Kebidanan Tingkat III STIKes Fort De Kock Bukittinggi. Saran untuk remaja putri DIII Kebidanan Tingkat III STIKes Fort De Kock Bukittinggi supaya dapat memanfaatkan air rebusan daun sirih dan biji pinang untuk menyembuhkan keputihan.