Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Ruptur Perinium di RSUD Padang Panjang Tahun 2017

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Yulia
Advisor:
Febriyeni
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Ruptur perineum, umur, paritas, jarak kelahiran dan berat badan bayi.
DOI:
-
Abstract :
Ruptur perineum dapat menyebabkan Perdarahan Postpartum. Perdarahan postpartum merupakan salah satu masalah penting karena berhubungan dengan kesehatan ibu yang dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan kejadian pada tahun sebelumnya terdapat 109 kasus ruptur perineum dari 906 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor penyebab terjadinya ruptur perinium tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Dilaksanakan di rumah sakit umum daerah Padang Panjang pada bulan Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengalami ruptur perineum di RSUD Padang Panjang Tahun 2017 yang berjumlah 114 kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar cheklis dan dianalisa secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa faktor utama dari penyebab ruptur perinium yaitu berat badan bayi kategori >2500 gram sebesar 109 kasus (95,6%), pada jarak kelahiran >2 tahun diperoleh 84 kasus (73,7%), pada paritas ibu diperoleh 83 kasus (72,8%) pada kategori tidak beresiko (>1 atau <4 kali) sedangkan penyebab terakhir yaitu umur ibu terdapat pada kategori tidak beresiko (20-35 tahun) sebesar 82 kasus (91,9%). Semua ini terjadi pada persalinan normal. Disimpulkan bahwa penyebab utama terjadinya ruptur perineum adalah berat badan bayi. Dengan demikian diharapkan petugas kesehatan dapat mendeteksi dini yang dapat menyebabkan ruptur perineum pada persalianan nanti dan bagi keluarga juga harus mempertimbangkan makanan yang harus dikonsumsi setiap trimester kehamilannya agar tidak terjadi kenaikan berat badan bayi yang berlebihan.
Download From Google Drive