Efektivitas Pemberian Rebusan Kunyit (Curcuma Longa Linn) Dan Kompres Air Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Mahasiswi Tingkat III Prodi D III Kebidanan STIKes Fort De Kock Bukittinggi Tahun 2017
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Estarina, Ulfa
Advisor:
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Pemberian Rebusan Kunyit (Curcuma Longa Linn), Kompres Air Hangat.Nyeri Dismenore.
DOI:
-
Abstract :
Dismenore adalah nyeri perut yang terjadi selama menstruasi. Di Indonesia diperkirakan 55% perempuan tersiksa nyeri selama haid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifitas pemberian rebusan kunyit dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri haid pada mahasiswi tingkat III DIII Kebidanan STIKes Fort De Kock 2017. Penelitian ini menggunakan desain Quansi-Eksperimen dengan rancangan pre-post. Tes penelitian dilakukan dibulan Agustus 2017, dengan sampel 16 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara komputerisasi menggunakan uji T-dependent test. Hasil analisa data univariat diketahui rata-rata nyeri sebelum diberikan kompres hangat adalah 4,31, standar deviasi 0,45, nilai minimal-maximal 3,5-5. Rata-rata setelah diberikan kompres hangat adalah 3,75 dengan standar deviasi 0,75, nilai minimal-maximal 2,5-4,5. Rata-rata nyeri sebelum diberikan rebusan kunyit ditambah dengan kompres hangat adalah 3,68 dengan standar deviasi 0,59, nilai minimal-maximal 3-4,5. Rata-rata setelah diberikan rebusan kunyit dipadu dengan kompres hangat adalah 2,68 dengan standar deviasi 0,65, nilai minimal maximal 2-4. Selisih rata-rata antara pemberian kompres hangat dengan rebusan kunyit dipadu kompres hangat adalah 0,56 : 1, dengan standar deviasi masing - masing variabel 0,41 dan 0,37. Dapat disimpulkan bahwa pemberian rebusan kunyit dipadukan dengan kompres hangat lebih efektif terhadap penurunan nyeri haid. Diharapkan pada pihak tempat penelitian sebagai bahan masukan tentang upaya yang dapat dilakukan bagi mahasiswi yang mengalami nyeri haid.