Pengaruh Pemberian Neuro Developmental Treatment (NDT) dan Sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) Terhadap Spastisitas Lower Ekstremity Pada Anak Cerebral Palsy Spastic Quadriplegidi RSSN Bukittinggi Tahun 201

Categorie(s):
   Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
   Oktariza, Uli
Advisor:
Oktavianis
Febriani, Yelva
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Spastisitas,Cerebral Palsy ,Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi, Neuro Developmental Treatment (NDT) dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO).
DOI:
-
Abstract :
Cerebral Palsy merupakan salah satu gangguan yang sering dijumpai dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Kejadian Cerebral Palsymenyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan berupa gangguan sikap (postur), kontrol gerak, gangguan kekuatan otot berupa kelumpuhan, spastik, gangguan basal ganglia, cerebellum, dan kelainan mental ( mental retardation). di Indonesia , angka kejadian gangguan Cerebral Palsymencapai angka 1-5 /1000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Neuro Developmental Treatment(NDT) dan sepatu Ankle Foot Orthosis(AFO) terhadap spastisitas lower ekstremity pada anak Cerebral Palsy Spastic Quadriplegidi RSSN Bukittinggi tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah Quasi Exsperimentdengan pendekatan pre dan post test. Populasi pada penelitian ini seluruh anak usia 6-10 tahun dengan kunjungan rehalibitasi medik di RSSN Buittinggi tahun 2016 yaitu sebanyak 353 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik puposive sampling sehingga didapatkan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 10 orang anak. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi dan analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata spastisitas pada kasus cerebral palsy spastic quadriplegi sebelum intervensi adalah 2.80 berkurang menjadi 1.80 setelah 15 kali intervensi. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada pengurangan spastisitas yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi dengan beda rata-rata 1.00 dan p = 0.002. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Neuro Developmental Treatment(NDT) dan sepatu Ankle Foot Orthosis(AFO) efektif terhadap spastisitas Lower Ekstremity dengan kasus Cerebral Palsyuntuk itu diharapkan kepada keluarga dan petugas untuk dapat selalu memberikan terapi dengan metode NDT dan pemakaian sepatu AFO yang lebih intensif agar masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dengan kasus cerebral palsy dapat di atasi sedini mungkin.
Download From Google Drive