Hubungan Berat Lahir Bayi Dan Jenis Persalinan Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di Rumah Sakit Umum Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Periode 2016 (Januari Sampai Desember 2016)
Categorie(s):
Karya Tulis Ilmiah
Author(s):
Mulia, Wilna
Advisor:
Rifdi, Febriniwati
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Ikterus Neonatorum, Berat Lahir Bayi, dan Jenis Persalinan.
DOI:
-
Abstract :
Angka kematian bayi (0-12 bulan) di Indonesia masih tinggi, yaitu 32/1000 kelahiran hidup. Berdasarkan hasil Riskesdas 2013 terdapat gangguan pernapasan (35,9%), prematuritas dan BBLR 10,2%, sepsis (12%), dan Ikterus (5,6%). Sedangkan kejadian ikterus di RSU Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi terdapat 9.3 % kejadian ikterus neonatorum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Berat Lahir Bayi Dan Jenis Persalinan Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di RSU Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Periode 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Mei 2017 di RSU Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi pada ruang perinatologi. Sumber data populasi diambil berdasarkan data sekunder. Jumlah bayi baru lahir periode Januari sampai Desember 2016 (1405 data bayi) di buku register rawat inap perinatologi. Sampel berasal dari case control 1:1 dengan jumlah (202), teknik analisa univariat dan bivariat chi-square. Hasil penelitian dari 202 data responden terdapat (50.0%) responden yang mengalami kejadian ikterus neonatorum, (43.0%) dengan berat lahir bayi yang tidak normal, dan (55.9%) jenis persalinan Tindakan. Terdapat hubungan antara berat lahir bayi dengan kejadian ikterus neonatorum p=0.011 dan OR 2.176, tidak terdapat hubungan antara Jenis Persalinan Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum p=1.000 di RSU Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan hanya variabel berat lahir bayi yang berhubungan dengan kejadian ikterus neonatorum. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas pada pasien yang mengalami ikterus neonatorum.