Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien TB Paru yang Berobat di Puskesmas Kota Bukittinggi Tahun 2016

Categorie(s):
   Skripsi
Author(s):
   Putri, Fivi Guslaili
Advisor:
Nurdin
Maisyarah
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Keyword(s):
Kepatuhan Berobat, Pengetahuan, Efek Samping Obat, Keluarga, PMO,Petugas Kesehatan.
DOI:
-
Abstract :
Angka keberhasilan pengobatan TB Paru di Indonesia menurun sejak tiga tahun terakhir, pada tahun 2015dibawah target WHO yaitu 77,5%.Angka kejadian TB Paru di Kota Bukittinggi tahun 2016 52 kasus menurun dari tahun sebelumnya sementara itu terjadi peningkatan ketidakpatuhan pengobatan pada tiga tahun terakhir yaitu 11,236%, 18,033% dan 48% pada tahun 2016. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien TB Paru di Kota Bukittinggi. Metode penelitian analitik dengan desainCross Sectional Study, uji Chi-Square sebagai teknik analisa data dan =0,05. Populasi adalah seluruh pasien TB Paru BTA+ di Puskesmas Kota Bukittinggi 2016 sebanyak 50 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Variabel independen adalah pengetahuan, efek samping obat, peran keluarga, peran PMO, dan peran petugas kesehatan, variabel dependen adalah kepatuhan berobat pasien TB Paru. Hasil univariat diketahui24 (48%) responden tidak patuh, 56% responden berpengetahuan rendah, 66% responden merasakan efek samping obat, 62% responden dengan dukungan keluarga kurang baik, 58% responden dengan peran PMO baik dan 70% responden dengan peran partugas kesehatan baik. Hasil bivariatada hubungan antara pengetahuan (p=0,002, OR=7,178), efek samping obat (p=0,003, OR=8,167), dukungan keluarga (p=0,004, OR=6,818), peran PMO (p=0,009, OR=5,556), dan peran petugas kesehatan (p=0,005, OR=7,667) dengan kepatuhan berobat pasien TB Paru. Disimpulkan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien TB Paru adalah pengetahuan, efek samping obat, dukungan keluarga, peran PMO, dan peran petugas kesehatan. Oleh karena itu diperlukan penyuluhan yang berkesinambungan dari petugas sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya kepatuhan berobat bagi pasien TB Paru.
Download From Google Drive